BIMBINGAN TEKNIS KADER KEAMANAN PANGAN DI KABUPATEN PASAMAN

Berita

23-04-2022

Dalam rangka pelaksanaan Program Desa Pangan Aman Tahun 2022 di Kabupaten Pasaman, Balai Besar POM (BBPOM) di Padang melakukan intervensi keamanan pangan di Nagari Ganggo Hilia, Nagari Lansek Kadok dan Nagari Panti. Program ini merupakan prioritas nasional terkait keamanan pangan dengan target pembentukan kader dan komunitas keamanan pangan di masing-masing nagari intervensi. Untuk itu, BBPOM di Padang melaksanakan pembentukan kader keamanan pangan melalui bimbingan teknis korlap dan kader keamanan pangan desa di Nagari Ganggo Hilia dan Lansek Kadok (21-22/04) dan Nagari Panti (22-23/04). Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yang bertempat di masing-masing kantor walinagari.

 

Kegiatan ini diikuti oleh 20 (dua puluh) orang kader keamanan pangan dari masing-masing nagari yang terdiri dari 6 orang kader keluarga, 6 orang kader masyarakat, 5 orang kader sekolah dan 3 orang kader PKP/DFI. Narasumber dari kegiatan ini berasal dari substansi Informasi dan Komunikasi BBPOM di Padang. Pada kegiatan ini dilakukan penyerahan paket Rapid Test Kit, banner Cek KLIK, set rompi-topi untuk Tim dan Kader Keamanan Pangan Desa.

 

Pada hari pertama dilakukan penyampaian materi keamanan pangan diantaranya petunjuk teknis desa pangan aman, keamanan pangan, lima kunci keamanan pangan untuk keluarga, sekolah, ritel dan pangan siap saji, selanjutnya materi keracunan pangan, alergi dan intoleransi, stunting serta aplikasi keamanan pangan. Pada hari kedua dilakukan micro teaching oleh seluruh kader keamanan pangan secara bergantian sebagai bentuk latihan kader dalam menyampaikan materi keamanan pangan. Selanjutnya dilakukan praktek pengujian bahan berbahaya menggunakan rapid test kit boraks, formalin, methanyl yellow dan rhodamin B. Untuk mengukur pemahaman kader dalam bimtek ini dilakukan pemberian pre-test diawal kegiatan dan post-test diakhir kegiatan, dari hasil evaluasi diperoleh peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman materi terkait keamanan pangan.

Melalui kegiatan ini diharapkan agar kader keamanan pangan desa dapat memberikan edukasi masyarakat tentang keamanan pangan dan membantu masyarakat terbebas dari masalah kesehatan akibat pangan yang tidak aman serta persoalan stunting dengan penyediaan pangan yang aman, bermutu serta memanfaatkan pangan lokal yang ada sebagai alternatif dalam meningkatkan akses pangan rumah tangga dan masyarakat dapat terdorong untuk berwirausaha dalam mengembangkan pangan olahan berbasis pangan lokal dengan memperhatikan aspek aspek Keamanan dan Mutu.