Pengurus Pimpinan Daerah Saka POM Sumatera Barat Periode 2024 sd 2029 Ikuti Orientasi dan Pembekalan
Berita
11-08-2025
Padang, 13 Agustus 2025 — Dalam upaya memperkuat kepemimpinan dan kapasitas organisasi, Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) Sumatera Barat menggelar Orientasi Pengurus Pimpinan Daerah Periode 2024–2029 pada 11–12 Agustus 2025, bertempat di Aula Lantai 3 Balai Besar POM di Padang.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) Kwartir Daerah 03 Sumatera Barat, dengan materi yang dirancang khusus untuk membekali para pengurus baru dengan pemahaman mendalam mengenai dasar-dasar kepramukaan, regulasi Satuan Karya, serta keterampilan lapangan.
Kegiatan ini dibuka oleh PLT Balai Besar POM di PAdang yang Menjabat Sebagai Mabi Saka POM kakak Aria Bogorianti Asgul, S.Si, Apt. Dalam sambutannya, Kak Aria menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ucapan khusus diberikan kepada jajaran pimpinan dan pengurus daerah Saka POM Padang yang menunjukkan semangat luar biasa dalam membangun wadah pembinaan generasi muda di bidang pengawasan obat dan makanan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang orientasi teknis, tetapi juga langkah awal membentuk karakter kepemimpinan yang tangguh dan berintegritas dalam mewujudkan pramuka yang peduli akan kesehatan masyarakat,” ujar Aria.
Hari pertama difokuskan pada materi fundamental, dengan tiga sesi utama :
1. “Fundamental Gerakan Pramuka” oleh Kak Titik Susiani, M.Pd, selaku Ketua Pusdiklatda Kwarda 03 Sumatera Barat. Materi ini memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai dasar, filosofi, dan prinsip kepramukaan yang menjadi fondasi gerakan.
2. “Petunjuk Penyelenggaraan No. 03 Tahun 2021 tentang Peraturan Satuan Karya Pramuka”, disampaikan oleh Kak Dr. Chandranto, ST, M.Pd. Peserta dibekali dengan pemahaman struktural dan mekanisme pembinaan Saka di berbagai tingkatan.
3. “Petunjuk Penyelenggaraan No. 09 Tahun 2024 tentang Saka Pengawas Obat dan Makanan”, disampaikan oleh Kak Amrullah yang secara khusus membahas ketentuan teknis terkait pembinaan dan pengelolaan Saka POM.
Pada hari kedua, peserta dibekali dengan cutting skill (keterampilan kepramukaan) melalui sesi praktik dan simulasi yang mencakup : Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tali-temali, Sandi dan Semaphore. Selain penguatan teknis, kegiatan juga diisi dengan game dan permainan karakter yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kerja sama, ketangguhan, kedisiplinan, dan kepemimpinan khas pramuka satuan karya.
Kegiatan orientasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi dan memastikan bahwa pengurus Saka POM Sumatera Barat 2024–2029 memiliki kapasitas, semangat, dan integritas yang dibutuhkan dalam menjalankan peran edukatif di masyarakat.
“Saya percaya, melalui kegiatan ini, kita menanamkan semangat perubahan dan kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan generasi muda yang peduli terhadap keamanan obat dan makanan. Ini adalah investasi untuk masa depan masyarakat yang lebih sehat dan cerdas,” tutup Majelis Pembimbing dalam pernyataannya pada acara penutupan. (RM)
