BBPOM DI PADANG TINGKATKAN KEMANDIRIAN KADER PJAS AMAN LEWAT MONITORING PROGRAM KE SEKOLAH INTERVENSI KABUPATEN PESISIR SELATAN

Berita

23-09-2022

Tim Informasi dan Komunikasi (Infokom) BBPOM di Padang melanjutkan Monitoring Pemberdayaan Kader PJAS Aman di Kabupaten Pesisir Selatan selama 3 hari langsung ke sekolah-sekolah intervensi PJAS Aman yang terdiri dari 9 sekolah (Senin-Rabu, 19-21/9). Adapun sekolah yang dikunjungi secara berurutan adalah SDN 15 Lansano, SMPN 1 Painan, Min 5 Pesisir Selatan, SDN 27 Sago, MTsN 1 Pesisir Selatan, SDN 08 Painan, MTsN 4 Pesisir Selatan, dan SMPN 2 Koto XI Tarusan.

Selama tiga bulan, dari bulan Juni sampai Agustus 2022, Kader PJAS Aman bersama Tim Keamanan Pangan Sekolah(KPS) melaksanakan kegiatan PJAS Aman secara mandiri mulai dari membentuk Tim Keamanan Pangan Sekolah, membuat komitmen pelaksanaan PJAS Aman oleh Kepala Sekolah, membuat rencana aksi hingga menyosialisasikan tentang keamanan pangan kepada komunitas yang terdiri dari pedagang kantin, pedagang sekitar, siswa, dan orang tua siswa atau komite sekolah. Selain dari melakukan pemeriksaan tugas yang diberikan, tim BBPOM di Padang juga melakukan review terhadap rencana aksi yang telah dilaksanakan oleh tim KPS sekolah.

Kedatangan tim BBPOM di Padang ini disambut baik oleh sekolah. Khususnya MTsN 1 Pesisir Selatan yang menyambut dengan Tari Pasambahan, yel-yel keamanan pangan dari tim junior PJAS Aman, dan pertunjukan senam Cek KLIK oleh siswa. Selanjutnya di setiap sekolah tim BBPOM di Padang melakukan evaluasi terhadap pengetahuan siswa dan pengisian kuisioner Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Post Intervensi kepada Siswa dan Kader, kemudian melakukan sampling jajanan yang ada di kantin sekolah untuk dilakukan pengujian menggunakan rapid test kit Borax, Formalin, Rhodamin B, Methanil Yellow untuk uji kimia, rapid test E.Coli dan Salmonella untuk uji mikrobiologi.

Dari total 80 sampel yang didapatkan di kantin sekolah, tidak ditemukan pangan yang mengandung bahan berbahaya, sementara untuk pengujian mikrobiologi dilanjutkan ke laboratorium. Kemudian semua sekolah diberikan Rapid Test Kit Borax dan Formalin sebagai reward telah menyekesaikan tugas intervensi mandiri kepada komunitas sekolah. Kader dan Tim KPS juga diberikan edukasi penggunaan Rapid Test Kit tersebut dengan harapan dapat memeriksa PJAS disekolah ataupun lingkungan sekolah.

Sebagai penutup kegiatan, Tim BBPOM di Padang memberikan pengarahan terkait pengisian formulir sertifikasi kepada kader dan tim KPS. Seluruh sekolah berkomitmen untuk memaksimalkan kegiatan untuk mendapatkan Sertifikat PJAS Aman yang akan dilaksanakan Oktober mendatang.

 

Balai Besar POM di Padang