AAdvokasi Lintas Sektor Dalam Wujudkan Pangan Aman Desa Dan Sekolah Di Kabupaten Kepulauan Mentawai

Berita

29-05-2024

Tua Pejat, Mentawai_Galamai. Kegiatan Advokasi ini merupakan awal pembentukan komitmen Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan kegiatan Desa Pangan Aman dan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) Aman.

Bertempat di Aula Graha Viona Tua Pejat Mentawai (28/05) kegiatan advokasi dibuka secara resmi oleh Asisten III Ruslianus. Dalam sambutannya,  menegaskan bahwa pemilihan Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai wilayah intervensi merupakan suatu nilai lebih untuk daerah Mentawai dan menyampaikan dukungan penuh serta terimakasih atas koordinasi yang terus dibangun BBPOM di Padang dalam program prioritas nasional ini sehingga Kabupaten Kepulauan Mentawai terpilih sebagai salah satu dari tiga Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, yang diintervensi dalam program  keamanan pangan terpadu.

Kepala BBPOM di Padang Abdul Rahim dalam sambutannya berharap agar program ini tidak hanya sekedar seremonial belaka, karena intervensi dari Balai Besar POM di Padang hanya selama 1 (satu) tahun, selanjutnya diharapkan ada keberlanjutan melalui komitmen pemerintah daerah, camat, Kepala Desa, Kepala Sekolah dan dengan dukungan dari Dinas terkait. Demikian pentingnya program ini sehingga ditetapkan sebagai program prioritas nasional oleh pemerintah.

Desa Bukit Pamewa dan Desa Sipora Jaya dan Sekolah (SDN No.16 Tua Pejat, SMPN No.2 Sipora, SMAN No.2 Sipora dan MTsN 1 Sipora) yang diintervensi tahun 2024 dapat menjadi role model dan percontohan untuk program Keamanan Pangan Desa dan Sekolah yang dapat direplikasi secara mandiri oleh Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai.

Pemaparan program keamanan pangan  desa pangan aman dan pangan jajanan anak usia sekolah disampaikan oleh Linda Gusrini Fadri Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya. Materi Arah Kebijakan Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai disampaikan oleh Kepala Bappeda Sahad Perdamaian .

Pada kegiatan ini juga ditandatangani komitmen dukungan dari pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai serta oleh semua peserta advokasi yang hadir.(LGF).

Balai Besar POM di Padang